
SUKATANI, 22 Juni 2026 – Pemerintah Desa Sukatani bekerja sama dengan Puskesmas Cikande menyelenggarakan kegiatan Edukasi Pencegahan Penularan Tuberkulosis (TB) Paru dengan tema “Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Deteksi Dini, Pencegahan Penularan, dan Kepatuhan Pengobatan”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Sukatani, dengan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari unsur masyarakat, kader kesehatan, dan perwakilan berbagai elemen di Desa Sukatani.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit TB paru, pentingnya deteksi dini terhadap gejala yang muncul, upaya pencegahan penularan di lingkungan keluarga maupun masyarakat, serta pentingnya menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Hadir sebagai narasumber dari Puskesmas Cikande, yaitu Dr. Aras Nurbarich A dan Ns. Pipit Fitriyani, S.Kep. Dalam penyampaian materinya, para pemateri menjelaskan bahwa Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang siapa saja. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak ragu untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk yang berlangsung selama dua minggu atau lebih, disertai penurunan berat badan, demam berkepanjangan, atau berkeringat di malam hari.
Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan penularan TB, antara lain dengan menerapkan etika batuk yang benar, menggunakan masker saat diperlukan, menjaga kebersihan lingkungan, memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam rumah, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Pemateri juga menekankan pentingnya memberikan dukungan kepada pasien TB agar tetap patuh menjalani pengobatan hingga selesai, karena pengobatan yang tidak tuntas dapat menyebabkan kuman menjadi kebal terhadap obat dan memperberat proses penyembuhan.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab, menunjukkan tingginya perhatian masyarakat terhadap upaya pencegahan dan pengendalian TB di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan edukasi ini, diharapkan masyarakat Desa Sukatani semakin memahami pentingnya deteksi dini, pencegahan penularan, serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan TB. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat, diharapkan angka penularan Tuberkulosis dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bebas dari TB.

